var id = "015433453dcc7960982123589489aaf9e02defde"; class="post-template-default single single-post postid-66 single-format-standard no-slider content-r" layout='2'>

Kenali Gejala dan Penyebab Kurang Gizi pada Anak Sejak Dini

Salah satu hal yang membuat orang tua khawatir adalah ketika anak mengalami kurang gizi dan tentunya ini akan berdampak pada tumbuh kembang si kecil. Oleh sebab itu, orang tua harus mengenali gejala dan penyebab kurang gizi pada anak. Orang tua memiliki peran yang penting dalam masa pertumbuhan si buah hati.

Anak mengalami kurang gizi disebabkan oleh kekurangan makronutrisi meliputi karbohidrat, protein, dan mineral. Atau bisa saja kurangnya mikronutrisi seperti vitamin dan mineral. Setiap anak harus mendapatkan asupan nutrisi yang pas agar tidak terjadi kurang gizi. Kekurangan gizi akan membuat anak berada dalam kesulitan. Pertumbuhannya akan terganggu, misalnya berat badan berkurang dan sulit untuk naik, anak bisa saja memiliki perawakan yang pendek, bahkan berpotensi mengalami gagal tumbuh. Tentunya para orang tua tak ingin hal ini terjadi pada anak mereka.

Pada umumnya, kurang gizi pada anak disebabkan karena tidak tercukupinya asupan gizi harian. Kondisi tersebut mungkin disebabkan oleh beberapa faktor di bawah ini.

  • Kondisi lingkungan yang buruk

Lingkungan sangat memengaruhi pertumbuhan si kecil dan berpotensi mengalami kurang gizi. Lingkungan yang kotor bisa menyebabkan anak rentan terserang berbagai penyakit, hal inilah yang menyebabkan terhambatnya penyerapan gizi si kecil. Maka daripada itu, pastikan si kecil bermain di lingkungan yang kotor dan selalu berikan asupan makanan sehat yang higienis untuknya.

  • Keadaan ekonomi yang rendah

Keadaan ekonomi keluarga yang kurang baik juga berpengaruh dan bisa saja membuat si kecil mengalami kurang gizi, jika porsi dan jenis makanan yang diberikan tidak memenuhi kebutuhan gizi anak. Namun, jangan khawatir, karena hal ini dapat diakali dengan selalu selektif dalam memilih makanan anak. Makanan dengan gizi lengkap dan harga relatif murah dapat Anda berikan pada si kecil, tetapi pastikan makanan tersebut bersih dan sehat.

  • Kurangnya pengetahuan orang tua tentang gizi

Orang tua harus tahu tentang seberapa banyak asupan nutrisi dan makanan bergizi untuk anak. Si kecil harus diasupi dengan makanan sehat dan gizi seimbang. Apabila orang tua tidak tahu tentang asupan gizi yang tepat untuk anak, maka anak tersebut berpotensi mengalami kekurangan gizi.

Selain itu, ada beberapa gejala awal kurang gizi yang tampak pada si kecil titik Anda harus lebih teliti dalam mengawasi dan memperhatikan keseharian anak titik berikut ini adalah gejala awal dari kurang gizi.

  1. Berkurangnya nafsu makan pada anak.
  2. Anak menjadi lebih merasa mudah lelah dan lesu setiap harinya.
  3. Tinggi dan berat badan anak berada di posisi bawah dari kurva pertumbuhan
  4. Pipi dan mata mereka terlihat cekung.
  5. Terlambatnya pertumbuhan si kecil.
  6. Lebih rentan mengalami infeksi karena sistem kekebalan tubuhnya menurun.

Anak yang mengalami kurang gizi akan menghadapi beberapa kesulitan saat belajar. Oleh karena itu, jika ingin anak Anda selalu sehat dan tidak mengalami kekurangan gizi Anda harus memberikan asupan gizi dan nutrisi yang cukup pada anak. Perlu diingat, penting bagi orang tua untuk mengajarkan pola hidup sehat kepada anak mereka agar anak menjadi terbiasa hingga tumbuh besar.

Jika anak Anda mengalami gejala-gejala seperti yang disebutkan, bawalah anak untuk ke rumah sakit untuk konsultasi dokter anak. Dokter mungkin akan melakukan beberapa pemeriksaan untuk memberikan penanganan yang baik dan tepat pada anak Anda.

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>